Mendikbudristek dan Menag Tegaskan Sekolah-Madrasah Tetap Ada di RUU Sisdiknas

    Mendikbudristek dan Menag Tegaskan Sekolah-Madrasah Tetap Ada di RUU Sisdiknas

    JAKARTA - Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan inklusif, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk mengakselerasi kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk selama proses revisi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

    Untuk itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menegaskan satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama (madrasah) akan tetap ada dalam RUU Sisdiknas.

    “Sedari awal tidak ada keinginan ataupun rencana menghapus sekolah madrasah atau bentuk-bentuk satuan pendidikan lain dari Sistem Pendidikan Nasional. Sebuah hal yang tidak masuk akal dan tidak pernah terbersit sekalipun di benak kami, ” terang Menteri Nadiem dalam keterangannya bersama dengan Menteri Agama, di Jakarta, pada Selasa (29/3).

    Menteri Nadiem menekankan sekolah maupun madrasah secara substansi akan tetap menjadi bagian dari jalur-jalur pendidikan yang diatur dalam batang tubuh dari revisi RUU Sisdiknas. “Yang kami lakukan adalah memberikan fleksibilitas agar penamaan bentuk satuan pendidikan, baik untuk sekolah maupun madrasah, tidak diikat di tingkat undang-undang, ” tutur Menteri Nadiem, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Rabu (30/3/2022).

    Nantinya, penamaan secara spesifik seperti Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts), atau Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) tidak diikat di tingkat undang-undang sehingga lebih fleksibel dan dinamis.

    Menguatkan pernyataan Menteri Nadiem, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa Kementerian Agama selalu berkomunikasi dan berkoordinasi secara erat dengan Kemendikbudristek sejak awal proses revisi RUU Sisdiknas, “RUU Sisdiknas telah memberikan perhatian yang kuat terhadap ekosistem pesantren dan madrasah. Nomenklatur madrasah dan pesantren juga masuk dalam batang tubuh dan pasal-pasal dalam RUU Sisdiknas, ” tutur Menag Yaqut.

    Menag Yaqut meyakini dengan mengusung kemerdekaan dan fleksibiltas dalam RUU Sisdiknas mutu pembelajaran untuk semua peserta didik Indonesia akan meningkat. “Kualitas sistem pendidikan kita pun akan semakin membaik di masa depan, ” pungkas Menag.

    MENDIKBUDRISTEK MENAG
    Administrator

    Administrator

    Artikel Sebelumnya

    Hari Meterologi Dunia ke-72, Dwikorita:...

    Artikel Berikutnya

    Cek Bahan Pokok, Jokowi: Harga-Harga Masih...

    Komentar

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Narsono Son verified

    Faizal Ansyori

    Faizal Ansyori verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 17, 2021

    solmi

    solmi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 16

    Registered: Jul 14, 2020

    Muh. Ahkam Jayadi

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 87

    Registered: Aug 19, 2021

    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 20

    Registered: Oct 27, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Gebyar meriah peringatan Hardiknas tandai wujudkan Nganjuk Bangkit bersama

    Follow Us

    Recommended Posts

    Rumah Kompetensi Indonesia: Magang atau Bekerja?
    Selamatkan Hutan di Jawa, Rimbawan Perhutani Gelar Aksi Damai
    Selamatkan Hutan di Jawa, Rimbawan Perhutani Gelar Aksi Damai
    Pertama Kali Solo Traveling dengan Pesawat? Siapkan 7 Hal ini Dahulu!
    Pertama Kali Solo Traveling dengan Pesawat? Siapkan 7 Hal ini Dahulu!